Sunday, March 24, 2019

Simak prediksi analis untuk pergerakan IHSG sepekan ke depan - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penguatan selama sepekan. IHSG menguat sebesar 64,09 poin atau 0,99% selama sepekan ini.

Sementara, Jumat (22/3), IHSG melanjutkan penguatan sebesar 23,50 poin atau 0,36% ke level 6.525,27.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji berpendapat, pergerakan IHSG mengalami penguatan selama sepekan terakhir disebabkan oleh sentimen eksternal dan internal.

Menurut Nafan, secara eksternal, pernyataan dovish dari The Fed pada penetapan tingkat suku bunga yang dipertahankan di level 2,5% memberikan katalis positif bagi menguatnya IHSG maupun rupiah.

"Dovish effect ini tentunya menyebabkan dolar AS terdepresiasi dibandingkan dengan berbagi instrumen lainnya. Apalagi sebelumnya pada awal pekan ini para pelaku pasar global sudah memprediksikan terkait dengan hal tersebut," jelasnya kepada Kontan.co.id, Jumat (22/3).

Sementara sentimen dari internal, Nafan menyebut, terkait langkah Bank Indonesia (BI) dalam menetapkan BI 7DRR di level 6% dalam rangka menjaga tingkat stabilitas moneter yang diapresiasi oleh pasar.

Analis Indo Premier Sekuritas Mino menjelaskan, sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG selama sepekan ini adalah terkait dengan rapat bank sentral AS, The Fed.

"Selain itu, soal perkembangan perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China," ujar Mino kepada Kontan.co id, Jumat (22/3).

Mino memprediksi, selama seminggu ke depan IHSG diprediksi masih akan bullish dengan support di level 6.460 dan resistance 6.580.

Menurutnya, sentimen terkait perkembangan perundingan dagang antara Amerika dan China dan laporan keuangan emiten akan mewarnai pergerakan IHSG selama sepekan ke depan.

Nafan memprediksi, pada pekan depan, IHSG akan bergerak dengan kecenderungan menguat (bullish consolidation) dengan kisaran 6.455-6.585.

"Ini mengingat para pelaku pasar menantikan terkait dengan beberapa sentimen global penting, terutama berkaitan dengan dinamika negosiasi perdagangan bebas antara AS dengan China, dinamika Brexit, beserta data kalender makroekonomi global pengumuman GDP AS maupun Inggris," ujarnya.

Secara domestik, Nafan bilang, para pelaku pasar akan menantikan hasil rilis kinerja laporan keuangan emiten yang diperkirakan positif.

Reporter: Aldo Fernando

Editor: Herlina Kartika



Reporter: Aldo Fernando

Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan


Read More

Sebelum Ada Bank Terapung, Warga Simpan Uang di Dalam Tanah - detikFinance




Halmahera Selatan

- Teras BRI Kapal Bahtera Seva III membawa banyak perubahan ekonomi serta kemajuan perbankan bagi masyarakat kepulauan Halmahera Selatan. Banyak cerita lucu sebelum para warga mengetahui mengenai layanan perbankan.

Rusdi Wambes (29) yang sudah bekerja di Teras BRI Kapal Bahtera Seva III sebagai mantri sejak kapal ini berlayar pada 2016 telah menjadi saksi betapa perubahan itu nyata.

"Pernah kejadian disimpan di galon. Ceritanya dia buat celengan lalu disimpan di dalam tanah kalau dapat penghasilan dia isi galonnya. Setelah tahu bisa taruh uang di rekening, dia bilang ini lebih aman hanya pegang buku sudah bisa dapat uang. Makanya ini pentingnya kita petugas bank komunikasi," kata Rusdi sambil tertawa kepada detikfinance, di Batang Lomang, Selasa (5/3/2019).

Lainnya, Rusdi bahkan pernah menerima sebundel duit yang tidak laku dan lusuh untuk ditabung dari para petani cengkih.

"Ada juga dari pecahan yang sudah ga berlaku satu bundel isinya Rp 2 juta hasil jual beli cengkih sudah lama dia tabung. Dia punya itu satu bulan satu bundel jadi Rp 10 juta. Makanya dengan adanya kapal ini kami edukasi," tambah pria yang disapa Udi ini.

Tak kalah lucu, kesaksian juga datang dari mantri lainnya, Abdurrahman. Dia mengatakan menemui juga seorang nasabah yang sebelum ada bank terapung ini memilih menabung di bawa kasur dengan total uang yang sangat besar.

"Nasabah di Pasipalele taruh uang di bawah kasur. Selama kapal Seva belum ke sana dia simpan kasur itu Rp 10 juta. Uangnya disusun di atas kasus makanya dia gak bisa ninggalin rumahnya," terang Abdurrahman.

Pengalaman pertama kenal ATM dan Mesin EDCKejadian lucu juga ada saat masyarakat mulai mengenal mesin ATM dan mesin EDC. Hal itu terjadi karena selama ini mereka tidak pernah mengenal bank sebelumnya, terlebih untuk kalangan orang tua.

"Mereka heran apa dari mesin ini apa ada manusia yang bisa keluarkan uang," ucap Rusdi sambil tertawa.

Begitupun soal mesin EDC yang membuat bingung masyarakat. "Mesin EDC itu ada yang disuruh tekan malahan mereka diam karena nggak tahu musti apa yang dilakuin, ada juga yang asal tekan sampai lebih. Tapi perlahan ke sini sudah makin tahu," kata Abdurrahman.

Oleh karena itu, bersama staf BRI lainnya tak lelah memberikan edukasi kepada masyarakat, utamanya para orang tua yang baru pertama kali memanfaatkan fasilitas bank.

"Mereka itu harus berulang kali diajari. Kalau kayak gitu kita tetap pandu biasanya yang kayak gitu nasabah yang sudah lanjut usia," tutup Abdurrahman.

Sebagai informasi, Teras BRI Kapal Bahtera Seva III atau sering disebut Bahtera Seva yang melayani perbankan di sekitar Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Bank terapung ini beroperasi selama 4 hari setiap minggu yang mempunyai rute Pulau Bacan (homeport), Pulau Batang Lomang, Mandioli, Madapolo, Pasipalele, Saketa, Kayoa, lalu kembali lagi ke homeport. Adapun jadwal pelayarannya dari Selasa hingga Jumat.

Baca berita lainnya mengenai Teras BRI Kapal Bahtera Seva di Ekspedisi Bahtera Seva. (https://www.detik.com/bahteraseva). (ega/zlf)












Read More

Amnesty International Ungkap 'Dosa' Kendaraan Listrik - CNN Indonesia




Jakarta, CNN Indonesia -- Pemahaman umum soal 

kendaraan listrik

yaitu ramah lingkungan, itu sebabnya produksi otomotif global berani menanamkan investasi sangat besar untuk pengembangannya. Walau begitu menurut kacamata organisasi pembela Hak Asasi Manusia,

Amnesty International

, kendaraan listrik tidak sepenuhnya 'bersih'.

Komponen paling krusial pada kendaraan listrik, baterai lithium-ion, ternyata diklaim organisasi non-pemerintah (Non-Governmental Organization/NGO) itu berkaitan dengan pelanggaran HAM termasuk mempekerjakan anak kecil.

Organisasi yang berbasis di London itu mengungkap, ekstraksi mineral yang digunakan di baterai lithium-ion, cobalt, berhubungan dengan pelanggaran HAM di Democratic Republic of Congo (DRC).


DRC dikatakan negara yang punya lebih dari setengah cadangan cobalt di seluruh dunia. Hasil investigasi pada 2016 menemukan anak kecil dan orang dewasa bekerja di selatan DRC sebagai penambang cobalt dengan tangan yang berisiko pada kesehatan.

Selain di DRC, Amnesty International juga kini sedang mencari pelanggaran HAM pada warga yang tinggal dekat tambang lithium di Argentina. Proyek pertambangan ini dikatakan banyak dilakukan di tanah masyarakat pedalaman tanpa persetujuan dan informasi lengkap tentang dampak buruk pada sumber air.

"Dengan permintaan baterai yang besar, sekarang saatnya untuk perubahan drastis pada sumber energi kita yang memprioritaskan perlindungan HAM dan lingkungan," kata Kumi Naidoo, Sekretaris Jendral Amnesty International.


Masalah lain yang juga dikemukakan yaitu proses manufaktur baterai yang saat ini terkonsentrasi di China, Korea Selatan, dan Jepang. Di ketiga negara itu disebut sebagian besar listrik dihasilkan dari batu bara dan sumber polutan lainnya.

Selain itu Amnesty International mengindikasikan ada upaya menambang mineral seperti cobalt, manganese, dan lithium, di bawah laut. Hal itu disebut ancaman serius pada lingkungan.

Terakhir Amnesty International menginginkan masalah pembuangan baterai ditanggapi serius. Menurut mereka bukti menunjukkan limbah baterai dari barang elektronik telah dibuang tanpa tanggung jawab ke tanah, air, dan udara. (and/fea)






Read More

Rincian Biaya dan Penggantian Parts Servis Berkala Wuling Confero - Otomania.com




Wuling Confero S bergaya elegan dengan custom body kit dan pelek jari-jari

Radya Triadhie



Wuling Confero S bergaya elegan dengan custom body kit dan pelek jari-jari







Otomotifnet.com - Mesin empat silinder, 1.500 cc dan transmisi manual Wuling Confero juga memerlukan perawatan berkala.

Ada baiknya selalu rutin melakukan servis berkala di bengkel resminya.

"Untuk di bengkel resmi, mekanik sudah dilatih untuk melakukan servis berkala dengan baik dan benar," ucap Fahrudin, Service Advisor Wuling Motors Lippo Cikarang, Jawa Barat, (19/3)

"Untuk penggantian Spare part fast moving pun sudah ready stok," sambungnya.

(Baca Juga : Total Biaya Servis Berkala All New Ertiga di 10.000-100.000 Km)

Untuk servis berkala Wuling Confero dimulai dari 5.000 km lalu setelah itu di setiap kelipatan 10.000 km.

Sementara itu biaya jasa servis dari 5.000 km sampai 50.000 km masih gratis.

Berikut data biaya servis berkala Wuling Confero 1.500 cc M/T dari Wuling Motors Lippo Cikarang, Jawa Barat pada Maret 2019.

5.000 km dan 20.000 km

Di interval 5.000 km dan 20.000 km, komponen yang diganti meliputi oli mesin, filter oli, oli gardan, gasket gardan O kecil, gasket gardan O besar, dan gasket oli mesin.

Total biaya spare part yang harus dibayar adalah Rp 529.619.

(Baca Juga : Biaya Servis All New Nissan Livina, Masuk 10.000 Kilometer Masih Gratis)








Read More

Salah Pilih Ukuran Busi Bisa Bikin Kendaraan Boros Bensin - Detikcom




Jakarta

- Meski

busi

memiliki ukuran yang kecil, komponen ini memiliki fungsi penting untuk sistem pengapian pada kendaraan bermotor.

Busi memiliki ukuran tersendiri untuk masing-masing motor. Sehingga tiap motor tidak bisa menggunakan busi dengan ukuran yang asal.

Meski begitu, masih ada saja pemilik kendaraan yang memasang busi tak sesuai ukuran. Diungkap NGK selaku pemain busi yang sudah melanglang buana di industri otomotif dunia tak jarang masih menemukan pemilik kendaraan yang tak menggunakan busi sesuai spesifikasinya.

"Yang kami temui di masyarakat, banyak yang memaksakan

busi

yang tidak cocok untuk kendaraannya. Artinya satu jenis busi mereka anggap bisa masuk di tiga jenis motor," ungkap Sales and Marketing Manager PT NGK Busi Indonesia, Felix Ferdinand di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/03/2019).

Lanjut pria berkacamata ini akan berdampak pada performa mesin dan konsumsi bahan bakar.

"Padahal enggak, karena ukurannya sangat kecil jika bedanya hanya 0,1 mili meter saja juga tidak bagus. Mesin tetap nyala, cuma pembakaran tidak maksimal, bisa lebih boros tidak bertenaga dan tidak efisien," tambah Felix.

Ia menganjurkan untuk kendaraan harian sesuai prosedur buku pedoman servis. Setiap kendaraan memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.

"Ukuran ulirnya, panjang pendek busi dan diameter lebarnya beda-beda setiap busi. Beda 0,1 mili meter saja sudah salah jika dipaksakan masuk," tutur Felix. (riar/dry)













Read More

Piaggio Zip, Skutik Italia Terkenal Ringan, Bekasnya Cuma Rp 7 Jutaan! - Otomotifnet




Piaggio Zip bergaya racing 80-an

Uje



Piaggio Zip bergaya racing 80-an







Otomotifnet.com - PT Piaggio Indonesia membawa banyak model ke Tanah Air.

Selain tipe LX, MP3 ada juga Piaggio Zip yang dikenal bermodel mungil.

Nah bagi yang berminat dengan Piaggio Zip, kini versi bekasnya terjangkau.

Arifin, Mekanik Scooter Jam, bengkel spesialis Vespa dan Piaggio mengatakan harga Piaggio Zip saat ini Rp 7 jutaan tergantung kondisi.

(Baca Juga : Vespa LX 125 i-get, Skutik Gaya Hidup, Skema Cicilan Dari Rp 1 Jutaan)

"Kalau dari Piaggio Zip sih enaknya lebih ringan, bodinya kecil, jadi enak buat akselerasi," ujar Arifin.

Bagi yang ingin mencari bekasnya, bisa cek di situs jual beli online dengan harga yang beragam.

Contohnya jika dilihat dari situs jual beli online, Piaggio Zip tahun 2011 dibanderol Rp 7,250 juta.

Lalu tahun 2012 dibanderol Rp 9 juta, dan tahun 2013 seharga Rp 10,9 juta.

(Baca Juga : Vespa Matic Tetap Awet Tiga Kuncinya, Salah Satunya Rutin Servis Besar)








Read More

Kok Bisa Wuling Jual Spare Part dengan Harga Murah? - Detikcom




Jakarta

-

Wuling

Motors Indonesia menegaskan bahwa banderolan murah pada komponennya bukanlah hasil subsidi. Maka, kualitas dan penetapan harga tersebut diupayakan akan tetap.

Dijelaskan Operational and Development Manager Aftersales Wuling Motors Indonesia, A.Rasyid Rafiqi, penetapan harga mobil Wuling termasuk komponen sudah melalui perhitungan pabrikan. Bukanlah karena ada suntikan dana khusus yang berlaku sementara.

"Spare part Wuling memang harganya segitu, tidak ada disubsidi. Karena untuk menentukan harga (spare part), itu ada perhitungannya dimana mengambil koefisien. Misalkan harga pabrik itu sekian, dan Y nya tergantung pada ATPM. Nah itu koefisien tadi turunan dari situ yang menghasilkan harga," katanya di Coaching Clinic SGMW (SAIC-GM Wuling Automobile) dan diler Wuling Indonesia di Jakarta, Minggu (24/3/2019).






"Lalu ada hubungannya juga tentang supply dan distribusi unit serta demand. Unitnya banyak, jualan banyak, sehingga harga bisa lebih murah," lanjut Rasyid singkat.

Dikesempatan sama, Fanda Dritanto selaku After Sales Technical Manager Wuling Motors juga menyatakan banderolan miring yang diberikan pabrikan asal China tersebut memang salah satu strategi.

"Kita kan harus memiliki pembeda, salah satunya adalah memang harga yang diberikan lebih murah dibanding kompetitor. Dari sisi aftersales, kita usahakan agar harga komponen lebih murah sampai 20 persen dibanding yang sudah ada (komponen)," papar dia.

Namun banderolan miring komponen mobil Wuling akan bisa berubah jikalau ada perubahan harga pada vendor atau penyedia komponen dan juga perkembangan ekonomi.

"Kalau ekonomi bertumbuh, barang jadi mahal, ya berdampak pada harga komponen itu juga pada akhirnya. Misalkan besi, kan ini ada perubahan harga seiring ekonomi, itu mempengaruhi harga jual komponen. Tapi kita terus berupaya agar pemilik atau calon pembeli mobil Wuling tidak berat dalam pembiayaan (merawat dan memelihara) mobil," tutup Rasyid. (ruk/dry)













Read More